Oleh:
Ahmad Hamdani
Oleh banyak pihak, Indonesia disebut
sedang menikmati bonus demografi ketika memiliki jumlah penduduk usia produktif
lebih banyak dibanding dengan penduduk usia muda (anak-anak dan balita) dan penduduk
usia lanjutnya (lansia). Pemerintah sendiri mengklaim bonus demografi ini sudah
dinikmati sejak 2012 yang lalu, dimana rasio ketergantungan penduduk di bawah
50% per 100 penduduk usia produktif. Melalui kekuatan tenaga kerja
produktifnya, ke depannya bangsa Indonesia diharapkan mampumenguasai ekonomi
dunia. Puncak bonus demografi yang dinikmati Indonesia, diperkirakan terjadi
tahun 2028-2031 (Joko, 2015). Setelah itu, jumlah penduduk lansianya akan lebih
banyak, karena penduduk usia produktif saat ini akan beralih menjadi penduduk
lanjut usia.






